Tuhan yang Mahakuasa adalah kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Domba-domba Tuhan mendengar suara Tuhan. Selama Anda membaca firman Tuhan yang Mahakuasa, Anda akan melihat Tuhan muncul! Kami menyambut semua pencari kebenaran untuk datang dan melihat.

菜單

Nubuat-nubuat Akhir Zaman Telah Digenapi: Cara Menyambut Kedatangan Tuhan yang Kedua Kali

Bencana sering terjadi dan nubuat akhir zaman telah terpenuhi. Bagaimana kita dapat menyambut kedatangan Tuhan? Silakan baca artikelnya sekarang dan temukan jawabannya.




Tampilkan postingan dengan label Kebangkitan Tuhan Yesus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebangkitan Tuhan Yesus. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2020

Apakah Anda Tahu Makna Kebangkitan Tuhan Yesus dan Penampakan-Nya kepada Manusia?

Oleh Hanxiao

Apakah Paskah Itu? Asal-Usul Paskah

Paskah, atau juga disebut hari Minggu Kebangkitan, adalah sebuah hari libur yang merayakan kebangkitan Tuhan Yesus yang terjadi tiga hari setelah Dia disalibkan. Waktu pastinya jatuh pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama sesudah hari ekuinoks musim semi setiap tahun. Dalam rangka memperingati kebangkitan Yesus dan untuk mengenangkan keselamatan dan harapan yang Yesus bawa bagi umat manusia, setiap tahun dari Maret sampai April, umat Kristen di seluruh dunia menggelar perayaan-perayaan pada hari Paskah. Jadi, sementara kita umat Kristen memperingati kebangkitan Yesus, tahukah kita mengapa Dia kembali dari kematian dan menampakkan diri kepada manusia walau Dia sudah menyelesaikan pekerjaan penebusan-Nya? Dan, apakah makna di balik kebangkitan dan penampakan-Nya kepada manusia?

Makna dari Kebangkitan dan Penampakan Tuhan Yesus kepada Manusia

Firman Tuhan mengatakan: "Hal pertama yang dilakukan oleh Tuhan Yesus setelah kebangkitan-Nya adalah membiarkan orang-orang melihat-Nya, memastikan bahwa Ia ada, dan memastikan fakta tentang kebangkitan-Nya. Selain itu, penampakan-Nya ini memulihkan hubungan-Nya dengan orang-orang menjadi sama seperti hubungan-Nya dengan mereka ketika Ia bekerja dalam daging, dan Ia masihlah Kristus yang dapat mereka lihat dan sentuh. Dengan cara ini, salah satu hasilnya adalah orang-orang tidak lagi ragu bahwa Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian setelah disalibkan, dan tidak ada lagi keraguan terhadap pekerjaan Tuhan Yesus untuk menebus umat manusia. Dan hasil lainnya adalah fakta bahwa melalui penampakan Tuhan Yesus kepada orang-orang setelah kebangkitan-Nya dan dengan membiarkan orang-orang melihat dan menyentuh-Nya, Ia dengan tegas memastikan bagi umat manusia di Zaman Kasih Karunia. Sejak saat itu dan seterusnya, orang-orang tidak bisa kembali lagi ke zaman sebelumnya, yaitu Zaman Hukum Taurat, sebagai akibat 'hilangnya' atau 'berkhianatnya' Tuhan Yesus, tetapi mereka harus terus melangkah maju, mengikuti ajaran dan pekerjaan yang telah dilakukan Tuhan Yesus. Dengan demikian, sebuah fase baru dalam pekerjaan di Zaman Kasih Karunia secara resmi dibuka, dan orang-orang yang telah hidup di bawah hukum Taurat secara resmi keluar dari hukum Taurat sejak saat itu, lalu memasuki era baru, dengan permulaan yang baru. Inilah berbagai makna penampakan Tuhan Yesus di hadapan umat manusia setelah kebangkitan" ("Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III"). "Setelah Tuhan Yesus bangkit, Ia menampakkan diri kepada orang-orang yang Ia anggap perlu, berbicara kepada mereka, dan membuat persyaratan untuk mereka penuhi, meninggalkan bagi mereka maksud-maksud-Nya, dan ekspektasi-Nya terhadap orang-orang. Dengan kata lain, sebagai Tuhan yang berinkarnasi, tidak masalah apakah itu semasa Ia berada di dalam daging, atau dalam tubuh spiritual setelah disalibkan dan bangkit—perhatian-Nya bagi manusia dan persyaratan-Nya terhadap orang-orang tidak berubah. Ia perhatian akan murid-murid-Nya ini sebelum Ia disalibkan; di dalam hati-Nya, Ia sudah mengerti akan keadaan masing-masing orang, Ia paham akan kekurangan masing-masing orang, dan tentu saja pemahaman-Nya akan setiap orang ini tetaplah sama setelah Ia mati, bangkit, dan menjadi tubuh spiritual sebagaimana ketika Ia masih di dalam daging. Ia tahu bahwa orang-orang belum sepenuhnya yakin akan identitas-Nya sebagai Kristus, tetapi semasa waktu-Nya di dalam daging Ia tidak memberi tuntutan yang keras terhadap orang-orang. Tetapi setelah bangkit Ia menampakkan diri di hadapan mereka, dan Ia membuat mereka sepenuhnya yakin bahwa Tuhan Yesus telah datang dari Tuhan, bahwa Ia adalah Tuhan yang berinkarnasi, dan Ia menggunakan fakta penampakan-Nya dan kebangkitan-Nya sebagai visi dan motivasi terbesar bagi pengejaran seumur hidup umat manusia. Kebangkitan-Nya dari kematian tidak hanya menguatkan semua orang yang mengikuti-Nya, tetapi juga sepenuhnya membuat pekerjaan-Nya pada Zaman Kasih Karunia berlaku di tengah umat manusia, dan dengan demikian Injil keselamatan Tuhan Yesus pada Zaman Kasih Karunia secara bertahap menyebar ke segala penjuru umat manusia. Akankah engkau mengatakan bahwa penampakan Tuhan Yesus setelah kebangkitan-Nya memiliki makna yang penting? … Penampakan-Nya memungkinkan orang-orang untuk memiliki pengalaman lain dan merasakan kepedulian dan kekhawatiran Tuhan, sembari membuktikan dengan sangat jelas bahwa Tuhan adalah Pribadi yang membuka zaman, yang mengembangkan zaman, dan Ia adalah Pribadi yang akan mengakhiri suatu zaman. Melalui penampakan-Nya Ia menguatkan iman semua orang, dan melalui penampakan-Nya Ia membuktikan kepada dunia sebuah fakta bahwa Ia adalah Tuhan itu sendiri. Ini memberikan pemastian yang kekal bagi para pengikut-Nya, dan melalui penampakan-Nya Ia juga membuka sebuah fase dari pekerjaan-Nya di zaman yang baru" ("Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III").
Apakah Engkau Tahu Makna Sejati dari Paskah?