Tuhan yang Mahakuasa adalah kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Domba-domba Tuhan mendengar suara Tuhan. Selama Anda membaca firman Tuhan yang Mahakuasa, Anda akan melihat Tuhan muncul! Kami menyambut semua pencari kebenaran untuk datang dan melihat.

菜單

Nubuat-nubuat Akhir Zaman Telah Digenapi: Cara Menyambut Kedatangan Tuhan yang Kedua Kali

Bencana sering terjadi dan nubuat akhir zaman telah terpenuhi. Bagaimana kita dapat menyambut kedatangan Tuhan? Silakan baca artikelnya sekarang dan temukan jawabannya.




Tampilkan postingan dengan label akhir zaman kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhir zaman kristen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2020

Dunia Dilanda Bencana: Bagaimana Kita Akan Diangkat Sebelum Kesengsaraan Besar?

Oleh Saudari Becky, U.S.A.
Sekarang, bencana di seluruh dunia menjadi semakin parah. Berita dipenuhi dengan kisah-kisah tentang wabah, gempa bumi, banjir, dan kekeringan. Pernahkah engkau merenung: nubuat-nubuat tentang kedatangan Tuhan kembali telah digenapi, jadi mengapa kita masih belum menyambut Tuhan? Jika ini terus berlanjut, saat kesengsaraan besar tiba, bukankah kita juga akan jatuh ke dalam bencana? Kapan Tuhan akan membawa kita masuk ke dalam kerajaan surga?

Saat Kita Diangkat, Apakah Kita Benar-Benar Akan Diangkat ke Angkasa?

Saat Kita Diangkat, Apakah Kita Benar-Benar Akan Diangkat ke Angkasa?
Banyak orang yang percaya kepada Tuhan telah membaca firman ini di dalam Alkitab: "Lalu kita yang masih hidup, dan masih tinggal akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan-awan, berjumpa dengan Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan bersama-sama dengan Tuhan selamanya" (1 Tesalonika 4:17). Mereka rindu untuk diangkat ke angkasa dan bertemu dengan Tuhan ketika Dia datang. Namun kenyataannya, perkataan ini sebenarnya bukan diucapkan oleh Tuhan Yesus, juga bukan sebuah nubuat dari Kitab Wahyu. Itu tidak lain hanyalah perkataan Rasul Paulus. Apakah tepat mengandalkan perkataan Paulus dalam hal menyambut kedatangan Tuhan? Bisakah perkataan Paulus mewakili firman Tuhan? Cara Tuhan akhir zaman datang, dan cara Dia membawa mereka yang percaya kepada-Nya masuk ke dalam kerajaan surga adalah pekerjaan Tuhan sendiri. Paulus hanyalah seorang rasul yang menyampaikan pesan bagi Tuhan; bagaimana mungkin dia bisa mengetahui hal-hal seperti itu? Menyambut kedatangan Tuhan adalah masalah yang sangat penting, sesuatu yang harus mengandalkan firman Tuhan Yesus untuk kita bisa menjadi akurat. Tuhan Yesus berkata: "Bapa kami yang di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Kerajaan-Mu datanglah, kehendak-Mu terjadilah di bumi, seperti di surga" (Matius 6:9–10). Kitab Wahyu juga berisi nubuat-nubuat berikut ini: "Dan aku, Yohanes, melihat kota yang kudus, Yerusalem Baru, yang turun dari Tuhan dari surga… Dan aku mendengar suara nyaring dari surga berkata: Lihatlah Bait Suci Tuhan ada bersama manusia, dan Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya dan Tuhan sendiri akan ada bersama mereka, menjadi Tuhan mereka" (Wahyu) 21:2–3). "Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya" (Wahyu 11:15). Dalam nubuat-nubuat ini, kata-kata "turun dari Tuhan dari surga," "Bait Suci Tuhan ada bersama manusia," dan "Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya," menunjukkan bahwa Tuhan akan mendirikan kerajaan-Nya di bumi, dan tempat tujuan yang telah Dia atur bagi manusia juga berada di bumi. Bukankah itu berarti keinginan kita yang terus-menerus untuk diangkat masuk ke dalam surga berasal dari gagasan dan imajinasi kita sendiri? Dan bukankah ini berjalan di jalan yang berbeda dari Tuhan?